SHAMIR'S WEB BLOG

April 3, 2010

13. PERINTAH MEMBACA DALAM ALQURAN

Filed under: Kumpulan Khutbah Jumat — samiranshamir @ 5:24 am

PERINTAH MEMBACA DALAM ALQURAN

Apabila kita cermati kondisi pendidikan di masyarakat kita, terutama di sekitar kita, ternyata masih relative memprihatinkan. Semangat untuk bersekolah masih sangat perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Masih banyak seklai para orang tua yang bukan hanya bingung cara mencari uang untuk biaya sekolah, tetapi bingung dalam memberi semangat pada anak-anaknya agar semangat belajar betul nyata. Yang ironis lagi adalah banyak orang tua yang masih sekedar menyekolahkan anaknya, tidak tahu sekolah di mana, dan bagaimana kondisi sekolah. Yang pasti, situasi belajar di rumah untuk setiap harinya belum dapat tercipta dengan sendirinya. Salah satunya adalah masih banyak para orang tua yang enggan meninggalkan acara TV kesayangan, sehingga ketika harus mendampinya anak-anaknya belalajr TV tetap hidup dan ditontonnya. Akibatnya anakpun ikut-ikutan, bahkan akhirnya berebut untuk  menonton acara kesayangan masing masing.

Kalau kita cermati lagi, bahwa kegiatan belajar, perlu ditanamkan kepada anak lebih dini. Leih awah anak dikenalkan pada memcara, yang rutin dilakukan oleh orang tuanya, insya Allah akan membiasakan anak untuk menyenangi bacaan, yang pada gilirannya akan membawa kepada perubahan yang cukup berarti bagi peningkatan penguasaan pengetahuan.

Dalam konteks membaca dan belajar ini, Allah telah berfirman. ” (QS Al-Alaq: 1-5)

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
  2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
  4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
  5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Kegiatan membaca sedemikian penting dalam al Qur’an. Sampai-sampai, ayat yang pertama kali diturunkan, dalam sejarah turunnya al Qur’an, adalah perintah membaca. Lewat membaca orang akan menjadi tahu, mengerti dan bahkan paham tentang sesuatu yang dibacanya. Pengertian membaca ini, tentu tidak saja dalam pengertian terbatas, membaca tulisan Membaca bisa dalam pengertian luas, membaca fenomena alam atau sosial yang terbentang di sekitar kita. Seringnya banjir, kebakaran hutan, kekerasan terjadi di mana-mana akibat ketidakpuasan, kebodohandan kemiskinan yang tidak kunjung teratasi.

Dalam al Qur’an, perintah membaca atas nama-Nya terhadap apa saja yang telah diciptakan. Perintah membaca, segera diikuti oleh pengenalan terhadap sifat Allah yang mulia, (yangmaha pemurah dan  Maha Pencipta). Dua hal ini, kiranya dapat membawa alam pikiran kita pada pengertian bahwa betapa dua hal itu menjadi sangat penting dalam kehidupan ini, yaitu membaca dan mengenal ciptaan sekaligus siapa Pencipta itu sensungguhnya.

Kegiatan membaca yang dilakukan secara konsisten dan kontinew, pasti akan membawa dampak yang sangat luar biasa pada kehidupan si pembaca. Yang pasti mereka bertambah ilmunya, lebih dahulu mengetahui, sehingga dapat lebih dahulu mencipta dari hasil bacaannya.

Bangsa-bangsa barat, yang mengutamakan kegiatan membaca terhadap ciptaan Allah, ternyata lebih dulu menguasai ilmu pengetahuan. Selanjutnya, mereka mengembangkan dan mengimplementasikan dalam bentuk teknologi. Ditemukannya berbagai fasilitas kehidupan, alat-alat transportasi dan informasi yang sedemikian canggih.

Perintah membaca ini merupakan perintah yang paling berharga yang diberikan kepada umat manusia. Sebab, membaca merupakan jalan yang akan mengantarkan manusia mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna. Sehingga, tidak berlebihan bila dikatakan bahwa membaca adalah syarat utama guna membangun peradaban yang mulia, yang sesuai dengan fitrah manusia. Allah SWT berfirman,

”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al-Mujadalah: 1)

Yang merupakan hasil dari kegiatan membaca atau riset ini antara lain Teknologi pesawat udara, misalnya yang semakin tahun menjadi semakin canggih, adalah juga merupakan contoh hasil dari kegiatan membaca itu. Mereka melakukan kegiatan itu, secara terus menerus tanpa henti. Dengan begitu selanjutnya, mereka juga selalu menyempurnakannya, sehingga selalu berhasil dapat menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Sebaliknya, bangsa-bangsa yang tidak memperhatikan kegiatan membaca, maka akibatnya mereka selalu tertinggal di belakang. Mereka tidak pernah berada di depan, memimpin perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan tidak sedikit mereka yang tertinggal. Ada istilah “gatek”, kependekan dari gagap teknologi. Artinya, mereka selalu ketinggalan zaman. Mereka tertinggal oleh orang lain, karena terlambat dalam mengikuti perkembangan. Aneh, sebatas mengikut saja tertinggal, apalagi mencipta. Ketertinggalan itu sesungguhnya sebagai akibat lemahnya tradisi atau budaya membaca

Umat Islam, oleh para pimpinannya seringkali masih diajak untuk berbeda dan berpolemik terhadap hal yang sederhana, yang seungguhnya kurang produktif, tetapi sangat menyita energi, misalnya dalam menentukan jatuhnya hari raya, jumlah roka’at dalam sholat tarweh dan lain-lain. Sudah waktunya, al Qur’an dilihat secara lebih komprehensif agar pesan-pesannya ditangkap secara luas dan mendalam, hingga berhasil dijadikan bekal untuk meraih keberhasilan, menjadi ummat terbaik di muka bumi ini. Allahu a’lam

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ

Ya Allah, Jadikan mataku ini sebagai mata yang tidak membutakan mata hati kami, jadikan metaku ini sebagai mata yang selalu sanggup melihat ayat-ayatmu

Jadikan lisan ini menjadi lisan yang tepelihara jangan biarkan mulut ini sebagai sumber fitnah, yang akan menimbulkan perpecahan di antara kami. Jadikan mulut ini hanya berucap kata-kata yang engkau ridha

Jadikan kening kami yang selalu nikmat bersujud, jangan biarkan kening kami ini menjadi sia sia tanpa pernah bersujud kepadaMu ya Allah.

Jadikan tangan kami tangan yang selalu senang menolong, yang kuat yang dapat menolak kebatilan dan yang menolak kemurkaan

Jadikan kaki kami ini senang berjalan menuju tempat-tempat yang engkau sucikan dan engkau senangi, jangan biarkan kaki ini melangkah ke tempat-tempat yang penuh maksiat. Wahai yang maha mendengar, yang maha tahu segala isi hati, jadikan hati ini hati yang tidak gentar mengahadapai apapun, berikan hati kami menjadi rindu akan pertemuan denganmu, rindu untuk bertemu denga rosul2mu.

Wahai Yang maha dekat, segala yang ada di bumi ini adalah milikmu, segala yang ada di bumi ini ada dalam genggamanmu. Kedahsyatan alam adalah milikmu, fenomena alam adalah kehendakmu, bencana alam adalah hakmu.

Jadikan hidup dan mati kami hanya kepadamu ya Allah. Ampuni kami adai kami selama ini selalu melupakanMu, Ampuni dosa yang terang terangan kami perbuat, juga yang sembunyi sembunyi kami lakukan, juga ketika kami selalu berbutuk sangka kepadamu.

Bimbing kami agar setiap detak nafas kami menyempurnakan ihtiar di jalan yang engkau ridhai. Kami adalah lemah, kami adalah bodoh, kami tidak dapat memperoleh percikan ilmumu kecuali atas pertolongan dan kehendakmu. Jadikan kami senang mencari ilmuMu, karena ilmu adalah pelita hati, karena ilmu yang akan membimbing kami ke arah jalan yang engakau ridha, jadikan kami sebagai hambamu yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang engkau berikan.



About these ads

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Silver is the New Black Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: