SHAMIR'S WEB BLOG

April 3, 2010

13. PERINTAH MEMBACA DALAM ALQURAN

Filed under: Kumpulan Khutbah Jumat — samiranshamir @ 5:24 am

PERINTAH MEMBACA DALAM ALQURAN

Apabila kita cermati kondisi pendidikan di masyarakat kita, terutama di sekitar kita, ternyata masih relative memprihatinkan. Semangat untuk bersekolah masih sangat perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Masih banyak seklai para orang tua yang bukan hanya bingung cara mencari uang untuk biaya sekolah, tetapi bingung dalam memberi semangat pada anak-anaknya agar semangat belajar betul nyata. Yang ironis lagi adalah banyak orang tua yang masih sekedar menyekolahkan anaknya, tidak tahu sekolah di mana, dan bagaimana kondisi sekolah. Yang pasti, situasi belajar di rumah untuk setiap harinya belum dapat tercipta dengan sendirinya. Salah satunya adalah masih banyak para orang tua yang enggan meninggalkan acara TV kesayangan, sehingga ketika harus mendampinya anak-anaknya belalajr TV tetap hidup dan ditontonnya. Akibatnya anakpun ikut-ikutan, bahkan akhirnya berebut untuk  menonton acara kesayangan masing masing.

Kalau kita cermati lagi, bahwa kegiatan belajar, perlu ditanamkan kepada anak lebih dini. Leih awah anak dikenalkan pada memcara, yang rutin dilakukan oleh orang tuanya, insya Allah akan membiasakan anak untuk menyenangi bacaan, yang pada gilirannya akan membawa kepada perubahan yang cukup berarti bagi peningkatan penguasaan pengetahuan.

Dalam konteks membaca dan belajar ini, Allah telah berfirman. ” (QS Al-Alaq: 1-5)

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
  2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
  4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
  5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Kegiatan membaca sedemikian penting dalam al Qur’an. Sampai-sampai, ayat yang pertama kali diturunkan, dalam sejarah turunnya al Qur’an, adalah perintah membaca. Lewat membaca orang akan menjadi tahu, mengerti dan bahkan paham tentang sesuatu yang dibacanya. Pengertian membaca ini, tentu tidak saja dalam pengertian terbatas, membaca tulisan Membaca bisa dalam pengertian luas, membaca fenomena alam atau sosial yang terbentang di sekitar kita. Seringnya banjir, kebakaran hutan, kekerasan terjadi di mana-mana akibat ketidakpuasan, kebodohandan kemiskinan yang tidak kunjung teratasi.

Dalam al Qur’an, perintah membaca atas nama-Nya terhadap apa saja yang telah diciptakan. Perintah membaca, segera diikuti oleh pengenalan terhadap sifat Allah yang mulia, (yangmaha pemurah dan  Maha Pencipta). Dua hal ini, kiranya dapat membawa alam pikiran kita pada pengertian bahwa betapa dua hal itu menjadi sangat penting dalam kehidupan ini, yaitu membaca dan mengenal ciptaan sekaligus siapa Pencipta itu sensungguhnya.

Kegiatan membaca yang dilakukan secara konsisten dan kontinew, pasti akan membawa dampak yang sangat luar biasa pada kehidupan si pembaca. Yang pasti mereka bertambah ilmunya, lebih dahulu mengetahui, sehingga dapat lebih dahulu mencipta dari hasil bacaannya.

Bangsa-bangsa barat, yang mengutamakan kegiatan membaca terhadap ciptaan Allah, ternyata lebih dulu menguasai ilmu pengetahuan. Selanjutnya, mereka mengembangkan dan mengimplementasikan dalam bentuk teknologi. Ditemukannya berbagai fasilitas kehidupan, alat-alat transportasi dan informasi yang sedemikian canggih.

Perintah membaca ini merupakan perintah yang paling berharga yang diberikan kepada umat manusia. Sebab, membaca merupakan jalan yang akan mengantarkan manusia mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna. Sehingga, tidak berlebihan bila dikatakan bahwa membaca adalah syarat utama guna membangun peradaban yang mulia, yang sesuai dengan fitrah manusia. Allah SWT berfirman,

”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al-Mujadalah: 1)

Yang merupakan hasil dari kegiatan membaca atau riset ini antara lain Teknologi pesawat udara, misalnya yang semakin tahun menjadi semakin canggih, adalah juga merupakan contoh hasil dari kegiatan membaca itu. Mereka melakukan kegiatan itu, secara terus menerus tanpa henti. Dengan begitu selanjutnya, mereka juga selalu menyempurnakannya, sehingga selalu berhasil dapat menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Sebaliknya, bangsa-bangsa yang tidak memperhatikan kegiatan membaca, maka akibatnya mereka selalu tertinggal di belakang. Mereka tidak pernah berada di depan, memimpin perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan tidak sedikit mereka yang tertinggal. Ada istilah “gatek”, kependekan dari gagap teknologi. Artinya, mereka selalu ketinggalan zaman. Mereka tertinggal oleh orang lain, karena terlambat dalam mengikuti perkembangan. Aneh, sebatas mengikut saja tertinggal, apalagi mencipta. Ketertinggalan itu sesungguhnya sebagai akibat lemahnya tradisi atau budaya membaca

Umat Islam, oleh para pimpinannya seringkali masih diajak untuk berbeda dan berpolemik terhadap hal yang sederhana, yang seungguhnya kurang produktif, tetapi sangat menyita energi, misalnya dalam menentukan jatuhnya hari raya, jumlah roka’at dalam sholat tarweh dan lain-lain. Sudah waktunya, al Qur’an dilihat secara lebih komprehensif agar pesan-pesannya ditangkap secara luas dan mendalam, hingga berhasil dijadikan bekal untuk meraih keberhasilan, menjadi ummat terbaik di muka bumi ini. Allahu a’lam

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ

Ya Allah, Jadikan mataku ini sebagai mata yang tidak membutakan mata hati kami, jadikan metaku ini sebagai mata yang selalu sanggup melihat ayat-ayatmu

Jadikan lisan ini menjadi lisan yang tepelihara jangan biarkan mulut ini sebagai sumber fitnah, yang akan menimbulkan perpecahan di antara kami. Jadikan mulut ini hanya berucap kata-kata yang engkau ridha

Jadikan kening kami yang selalu nikmat bersujud, jangan biarkan kening kami ini menjadi sia sia tanpa pernah bersujud kepadaMu ya Allah.

Jadikan tangan kami tangan yang selalu senang menolong, yang kuat yang dapat menolak kebatilan dan yang menolak kemurkaan

Jadikan kaki kami ini senang berjalan menuju tempat-tempat yang engkau sucikan dan engkau senangi, jangan biarkan kaki ini melangkah ke tempat-tempat yang penuh maksiat. Wahai yang maha mendengar, yang maha tahu segala isi hati, jadikan hati ini hati yang tidak gentar mengahadapai apapun, berikan hati kami menjadi rindu akan pertemuan denganmu, rindu untuk bertemu denga rosul2mu.

Wahai Yang maha dekat, segala yang ada di bumi ini adalah milikmu, segala yang ada di bumi ini ada dalam genggamanmu. Kedahsyatan alam adalah milikmu, fenomena alam adalah kehendakmu, bencana alam adalah hakmu.

Jadikan hidup dan mati kami hanya kepadamu ya Allah. Ampuni kami adai kami selama ini selalu melupakanMu, Ampuni dosa yang terang terangan kami perbuat, juga yang sembunyi sembunyi kami lakukan, juga ketika kami selalu berbutuk sangka kepadamu.

Bimbing kami agar setiap detak nafas kami menyempurnakan ihtiar di jalan yang engkau ridhai. Kami adalah lemah, kami adalah bodoh, kami tidak dapat memperoleh percikan ilmumu kecuali atas pertolongan dan kehendakmu. Jadikan kami senang mencari ilmuMu, karena ilmu adalah pelita hati, karena ilmu yang akan membimbing kami ke arah jalan yang engakau ridha, jadikan kami sebagai hambamu yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang engkau berikan.



November 21, 2009

matematika

Filed under: Matematika — samiranshamir @ 4:07 am
  1. Peluang, limit, dan vektor
  2. Diferensial

October 30, 2009

PUASA ITU MENYEHATKAN

Filed under: Islam, Kesehatan — Tags: — samiranshamir @ 3:57 am

Sampai detik ini kita seolah tidak pernah mendengar orang yang sedang berpuasa ramadhan terjangkit penyakit, atau penyakitnya bertambah parah. Penyakit magh sekalipun, yang sangat erat kaitannya dengan keteraturan makan untuk tidak kambuh, dengan berpuasa ternyata malah justru sembuh. Bahkan penyakit tumor, kangker, jantung, dan sebagainya berkurang drastis hingga mencapai kesembuhan, dengan melaksanakan puasa. Lalu apa rahasia di balik itu semua? Dari Sudut Kejawen Orang jawa tulen (penghayat kejawen) melakukan puasa dengan hitungan tertentu sesuai dengan kalender jawa, dengan tujuan tertentu, yakni membangkitkan kesehatan dan kekuatan jiwa yang sangat dahsyat. Kekuatan ini biasa disebut kekuatan supranatural atau metafisika. Kekuatan ini timbul juga akibat harmoisnya hubungan denga saudara kembar gaibnya, yang biasa disebut “sedulur papat kalima pancer” yakni sedulur ireng, sedulur abang, sedulur kunig, ldan sedulur putih). Kalau . Hal tersebut dilakukan untuk menaikkan kekuatan dan kemampuan spiritual metafisik mereka dan untuk memperkuat hubungan mereka dengan saudara kembar gaib mereka yang biasa disebut Sedulur papat kalima pancer (sedulur ireng, abang, kuning, putih lan pancer dirinya sendiri) Puasa dengan cara supranatural mengubah sistem molekul tubuh fisik dan eterik dan menaikkan vibrasi atau getarannya sehingga membuat tubuh lebih sensitif terhadap energi atau kekuatan supranatural sekaligus mencoba membangkitkan kemampuan indera keenam seseorang. Apabila seseorang telah terbiasa melakukan puasa, getaran tubuh fisik dan eteriknya akan meningkat sehingga seluruh racun, energi negatif dan makhluk eterik negatif yang ada didalam tubuhnya akan keluar dan tubuhnya akan menjadi bersih. Setelah tubuhnya bersih maka roh-roh suci pun akan datang padanya dan menyatu dengan dirinya membantu kehidupan nya dalam segala hal Dalam tradisi kejawen, seorang penghayat kejawen biasa melakukan puasa dengan hitungan hari tertentu berkaitan. Apapun nama dan pelaksanaan puasa, bila puasa dilakukan dengan niat yang tulus, maka tak mungkin akan membuat manusia yang melakoninya celaka. Bahkan medis mampu membuktikan betapa puasa memberikan efek yang baik bagi tubuh, terutama untuk mengistirahatkan organ-organ pencernaan. Intinya adalah ketika seseorang berpuasa dengan ikhlas, maka orang tersebut akan terbersihkan tubuh fisik dan eteriknya dari segala macam kotoran. Ada suatu konsep spiritual yang berbunyi “matikanlah dirimu sebelum engkau mati”, arti dari konsep tersebut kurang lebih kalau kita sering ‘menyiksa’ tubuh maka jiwa kita akan menjadi kuat. Karena yang hidup adalah jiwa, raga akan musnah suatu saat nanti Dalam keadaan normal tubuh kita mendapatkan energi dan nutrisi dari luar tubuh melalui makanan, minuman dan radiasi.Ketika kita puasa disiang hari, dimana tidak ada asupan makan, aktifitas dan gerak kita akan membakar energi hingga habis. Pertama-tama energi akan diperoleh dari glucosa hasil makan (sahur), setelah habis, energi diperoleh dari glicogen dalam darah. Bila kandungan glicogen berkurang, otak menyatakan lapar lalu menyuruh kita makan. Bila kita sedang berpuasa otak akan menghidupkan PROGRAM AUTOLISIS. Apa itu AUTOLISIS? Semua makhluk hidup dibekali dengan sistem (fithrah) autolisis yang khas. Secara sederhana autolisis adalah sistem automatisasi dalam tubuh yang memformat ulang kondisi tubuh ke kondisi ideal. Ketika autolisis diaktifkan, maka ia segera beraksi.Autolisis akan mencari database rancangan dasar (fithrah) manusia. Secara keseluruhan ada sekitar 50 trilyun sel penyusun tubuh yang terdiri dari sekitar 200 jenis sel. Berbekal data detail setiap sel autolisis menjelajah seluruh tubuh. Autolisis mengerti bagaimana seharusnya kondisi sehat dari setiap jenis sel, dibagian tubuh mana seharusnya sel itu berada, dan berapa banyak jumlah dari tiap jenis sel yang ideal bagi tubuh. Seharusnya ia akan menghampiri sel-sel liar yang tidak terdapat dalam daftar fithrah, mengubah asam amino dan gula. Bila sel-sel liar habis, ia akan mendatangi timbunan lemak dalam tubuh dan membakar (oksidasi lemak) menjadi keton. Dengan demikian Autolisis akan menghilangkan sel-sel rusak, mati dan BENJOLAN TUMOR serta timbunan lemak yang sering menjadi sarang zat beracun. Sel-sel liar dan lemak yang telah dihancurkan akan dibawa ke Hati. Saat kita puasa, hati tidak disibukkan oleh hasil serapan dari Usus. Oleh karena itu hati akan bekerja penuh menyaring RACUN-RACUN hasil AUTOLISIS. Selanjutnya RACUN akan dibuang keluar tubuh. Disinilah proses DETOKSIFIKASI (penghilangan racun) terjadi.Ketika berpuasa darah juga akan dipenuhi energi dan nutrisi yang sehat dan berkualitas tinggi, sehingga penggantian sel mati, perbaikan sel rusak, dan pembentukan sel baru, terjadi dengan kualitas prima.. Tubuh kita segera memiliki sel-sel baru dengan kualitas fithrah, sehat dan berfungsi baik kembali. Ketika kita berpuasa, energi yang dihemat dari sistem pencernaan, akan digunakan untuk aktifitas sistem kekebalan tubuh dan proses berpikir oleh otak. Oleh karena itu dengan puasa penyakit lebih mudah disembuhkan dan kita lebih mudah menerima pelajaran maupun saat berpikir.Namun dibalik semua itu, rahasia kemampuan autolisis terletak pada niat. Autolisis hanya akan aktif bila kadar glicogen darah berkurang dan otak menyimpulkan kita lapar dan harus makan namun kita berniat tidak makan alias BERPUASA. Autolisis tidak akan terjadi ketika tidak niat berpuasa. Subhaanallaah.

October 13, 2009

Manajemen Shaf dalan Shalat

Filed under: Agama, Islam — samiranshamir @ 8:49 am

MANAJEMEN SHAF

DALAM SHALAT BERJAMAAH

Katakanlah: “Jika kamu benar-benar mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mencintai dan mengampuni dosa-dosamu”. Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS: Ali Imran: 31).

Dan dia juga melaksanakan perintah Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya, yang artinya: “Shalatlah kalian sebagaimana kamu melihat aku shalat”

Di antara syari’at yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada umatnya adalah meluruskan dan merapatkan shaf dalam shalat berjamaah. Barangsiapa yang melaksanakan syari’at, petunjuk dan ajaran-ajarannya dalam meluruskan dan merapatkan shaf, sungguh dia telah menunjukkan ittiba’ nya [mengikuti] dan kecintaannya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

Artinya: “Apakah kalian tidak berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat di sisi Rabb mereka ?” Maka kami berkata: “Wahai Rasulullah , bagaimana berbarisnya malaikat di sisi Rabb mereka ?” Beliau menjawab : “Mereka menyempurnakan barisan-barisan [shaf-shaf], yang pertama kemudian [shaf] yang berikutnya, dan mereka merapatkan barisan” [HR. Muslim, An Nasa'i dan Ibnu Khuzaimah].

sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

Berkata Syeikh Masyhur Hasan Salman: “Apabila jamaah shalat tidak melaksanakan sebagaimana yang dilakukan oleh Anas dan An Nu’man maka akan selalu ada celah dan ketidaksempurnaan dalam shaf. Dan pada kenyataannya -kebanyakan- para jamaah shalat apabila mereka merapatkan shaf maka akan luaslah shaf [menampung banyak jamaah, pent-] khususnya shaf pertama kemudian yang kedua dan yang ketiga. Apabila mereka tidak melakukannya, maka:

Pertama: Mereka terjerumus dalam larangan syar’i, yaitu tidak meluruskan dan merapatkan shaf.

Kedua: Mereka meninggalkan celah untuk syaithan dan Allah akan memutuskan mereka, sebagaimana hadits dari Umar bin Al Khaththab bahwasanya Nabi bersabda:

“Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian dan tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Allah akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Allah akan memutuskannya”.
[HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim ]

Ketiga: Terjadi perselisihan dalam hati-hati mereka dan timbul banyak pertentangan di antara mereka, sebagaimana dalam hadits An Nu’man terdapat faedah yang menjadi terkenal dalam ilmu jiwa, yaitu: sesungguhnya rusaknya dhahir  mempengaruhi rusaknya batin dan kebalikannya. Disamping itu bahwa sunnah meluruskan dan merapatkan shaf menunjukkan rasa persaudaraan dan saling tolong-menolong, sehingga bahu si miskin menempel dengan bahu si kaya dan kaki orang lemah merapat dengan kaki orang kuat, semuanya dalam satu barisan seperti bangunan yang kuat, saling menopang satu sama lainnya.

Keempat: Mereka kehilangan pahala yang besar yang dikhabarkan dalam hadits-hadits yang shahih, di antaranya sabda Nabi:

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bershalawat kepada orang yang menyambung shaf”. [HR. Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hiban dan Ibnu Khuzaimah].

Dan sabda Nabi yang shahih:

“Barangsiapa menyambung shaf niscaya Allah akan menyambungnya”.[HR.Abu DawuddanIbnu  Khuzaimah]

Dan sabda Nabi yang lain:

Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling lembut bahunya (mau untuk ditempeli bahu saudaranya -pent) ketika shalat, dan tidak ada langkah yang lebih besar pahalanya daripada langkah yang dilakukan seseorang menuju celah pada shaf dan menutupinya”.
[HR. Ath Thabrani, Al Bazzar dan Ibnu Hiban].

Keutamaan shaf pertama bagi laki-laki.

Diantara haditsnya adalah :

Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang paling depan, dan sejelek-jelek shaf laki-laki adalah yang laing belakang, sebaik-baik shaf perempuan adalah yang paling belakang, dan sejelek-jelek shaf perempuan adlaah yang paling depan. (H.R. Muslim).

Kalaulah manusia mengetahui apa yang terdapat di azan dan shaf pertama (dari besarnya pahala-pent) kemudian mereka tidak mendapatkan kecuali dengan diundi, maka pastilah mereka telah mengadakan undian, dan kalaulah mereka mengetahui apa yang terdapat di sikap selalu didepan, pastilah mereka telah mendahuluinya, dan kalaulah mereka mereka mengetahui apa yang terdapat di shalat isya dan shalat subuh (dari keuntungan) maka pastilah mereka mendatangi keduanya walaupun dengan merayab. (Bukhari dan Muslim.)

17. AL QURAN SEBAGAI OBAT

Filed under: Islam, Pengetahuan — samiranshamir @ 8:22 am

AL QURAN SEBAGAI OBAT

QA : 17 : 82, menerangkan dengan gamblang yang artinya:

” Dan kami turunkan Al Quran suatu penawar (obat) bagi orang-orang yang beriman..”

Penjelasan Tafsir Ayat

Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan tentang kitab-Nya yang diturunkan kepada Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu Al-Qur`an, yang tidak terdapat kebatilan di dalamnya baik dari sisi depan maupun belakang, yang diturunkan dari Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji, bahwa sesungguhnya Al-Qur`an itu merupakan penyembuh dan rahmat bagi kaum mukminin. Yaitu menghilangkan segala hal berupa keraguan, kemunafikan, kesyirikan, penyimpangan, dan penyelisihan yang terdapat dalam hati. Al-Qur`an- lah yang menyembuhkan itu semua. Di samping itu, ia merupakan rahmat yang dengannya membuahkan keimanan, hikmah, mencari kebaikan dan mendorong untuk melakukannya. Hal ini tidaklah didapatkan kecuali oleh orang yang mengimani, membenarkan, serta mengikutinya. Bagi orang yang seperti ini, Al-Qur`an akan menjadi penyembuh dan rahmat. Adapun orang kafir yang mendzalimi dirinya sendiri, maka tatkala mendengarkan Al-Qur`an tidaklah bertambah baginya melainkan semakin jauh dan semakin kufur. Dan sebab ini ada pada orang kafir itu, bukan pada Al-Qur`annya. Dalam surat At-Taubah 124-125 pun dijelaskan,

”Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata: ‘Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turunnya) surat ini?’ Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, sedang mereka merasa gembira. Adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir.” (At-Taubah: 124-125)

yang artinya:

Dan masih banyak ayat-ayat yang menjelaskan tentang hal ini.” (Tafsir Ibnu Katsir, 3/60)

Al-’Allamah Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu berkata pula dalam menjelaskan ayat ini:

“Al-Qur`an mengandung penyembuh dan rahmat. Dan ini tidak berlaku untuk semua orang, namun hanya bagi kaum mukminin yang membenarkan ayat-ayat-Nya dan berilmu dengannya. Adapun orang-orang dzalim yang tidak membenarkan dan tidak mengamalkannya, maka ayat- ayat tersebut tidaklah menambah baginya kecuali kerugian. Karena, hujjah telah ditegakkan kepadanya dengan ayat-ayat itu.

Penyembuhan yang terkandung dalam Al-Qur`an bersifat umum meliputi penyembuhan hati dari berbagai syubhat, kejahilan, berbagai pemikiran yang merusak, penyimpangan yang jahat, dan berbagai tendensi yang batil. Sebab ia (Al-Qur`an) mengandung ilmu yakin, yang dengannya akan musnah setiap syubhat dan kejahilan. Ia merupakan pemberi nasehat serta peringatan, yang dengannya akan musnah setiap syahwat yang menyelisihi perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di samping itu, Al-Qur`an juga menyembuhkan jasmani dari berbagai penyakit.

Adapun rahmat, maka sesungguhnya di dalamnya terkandung sebab-sebab dan sarana untuk meraihnya. Kapan saja seseorang melakukan sebab-sebab itu, maka dia akan menang dengan meraih rahmat dan kebahagiaan yang abadi, serta ganjaran kebaikan, cepat ataupun lambat.” (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 465)

Al-Qur`an Menyembuhkan Penyakit Jasmani

Suatu hal yang menjadi keyakinan setiap muslim bahwa Al-Qur`anul Karim diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memberi petunjuk kepada setiap manusia, menyembuhkan berbagai penyakit hati yang menjangkiti manusia, bagi mereka yang diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan dirahmati-Nya. Namun apakah Al-Qur`an dapat menyembuhkan penyakit jasmani?

Dalam hal ini, para ulama menukilkan dua pendapat: Ada yang mengkhususkan penyakit hati; Ada pula yang menyebutkan penyakit jasmani dengan cara meruqyah, ber-ta’awudz, dan semisalnya. ini disebutkan Al-Qurthubi dalam Tafsir-nya. Demikian pula disebutkan Asy- Syaukani dalam Fathul Qadir, lalu beliau berkata: “Dan tidak ada penghalang untuk membawa ayat ini kepada dua makna tersebut.” (Fathul Qadir, 3/253)

Pendapat ini semakin ditegaskan Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullahu dalam kitabnya Zadul Ma’ad:

“Al-Qur`an adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat. Dan tidaklah setiap orang diberi keahlian dan taufiq untuk menjadikannya sebagai obat. Jika seorang yang sakit konsisten berobat dengannya dan meletakkan pada sakitnya dengan penuh kejujuran dan keimanan, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang kokoh, dan menyempurnakan syaratnya, niscaya penyakit apapun tidak akan mampu menghadapinya selama-lamanya. Bagaimana mungkin penyakit tersebut mampu menghadapi firman Dzat yang memiliki langit dan bumi. Jika diturunkan kepada gunung, maka ia akan menghancurkannya. Atau diturunkan kepada bumi, maka ia akan membelahnya. Maka tidak satu pun jenis penyakit, baik penyakit hati maupun jasmani, melainkan dalam Al-Qur`an ada cara yang membimbing kepada obat dan sebab (kesembuhan) nya.” (Zadul Ma’ad, 4/287)

Demikian pula yang diriwayatkan Al-Imam Bukhari rahimahullahu dalam Shahih-nya, dari hadits Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Sekelompok2 shahabat Nabi berangkat dalam suatu perjalanan yang mereka tempuh. Singgahlah mereka di sebuah kampung Arab. Mereka pun meminta agar dijamu sebagai tamu, namun penduduk kampung tersebut enggan menjamu mereka. Selang beberapa waktu kemudian, pemimpin kampung tersebut terkena sengatan (kalajengking). Penduduk kampung tersebut pun berusaha mencari segala upaya penyembuhan, namun sedikitpun tak membuahkan hasil. Sebagian mereka ada yang berkata: ‘Kalau sekiranya kalian mendatangi sekelompok orang itu (yaitu para shahabat), mungkin sebagian mereka ada yang memiliki sesuatu.’ Mereka pun mendatanginya, lalu berkata: “Wahai rombongan, sesungguhnya pemimpin kami tersengat (kalajengking). Kami telah mengupayakan segala hal, namun tidak membuahkan hasil. Apakah salah seorang di antara kalian memiliki sesuatu? Sebagian shahabat menjawab: ‘Iya. Demi Allah, aku bisa meruqyah. Namun demi Allah, kami telah meminta jamuan kepada kalian namun kalian tidak menjamu kami. Maka aku tidak akan meruqyah untuk kalian hingga kalian memberikan upah kepada kami.’

Mereka pun setuju untuk memberi upah beberapa ekor kambing3. Maka dia (salah seorang shahabat) pun meludahinya dan membacakan atas pemimpin kaum itu Al-Fatihah. Pemimpin kampung tersebut pun merasa terlepas dari ikatan, lalu dia berjalan tanpa ada gangguan lagi. Mereka lalu memberikan upah sebagaimana telah disepakati. Sebagian shahabat berkata: ‘Bagilah.’ Sedangkan yang meruqyah berkata: ‘Jangan kalian lakukan, hingga kita menghadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu kita menceritakan kepadanya apa yang telah terjadi. Kemudian menunggu apa yang beliau perintahkan kepada kita.’

Merekapun menghadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian melaporkan hal tersebut. Maka beliau bersabda: ‘Tahu dari mana kalian bahwa itu (Al-Fatihah, pen.) memang ruqyah?’ Lalu beliau berkata: ‘Kalian telah benar. Bagilah (upahnya) dan berilah untukku bagian bersama kalian’, sambil beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa.”

DR. Ahmad Al-Qodi’, direktur utama islamic medicine for education and research yang berpusat di amerika sekaligus konsultan ahli sebuah klinik di panama city, Florida Amerika serikat telah melakukan penelitian tentang pengaruh Al Quran pada manusia dalam perspektif fisiologis dan psikologis yang terbagi dalam 2 tahapan. Tahap pertama bertujuan untuk menentukan kemungkinan adanya pengaruh Al Quran pada fungsi organ tubuh sekaligus mengukur intensitas pengaruhnya jika ada. Hasil eksperimen pertama ini membuktikan bahwa 97% responden, baik muslim maupun non-muslim, baik yang mengerti bahasa arab maupun tidak, mengalami beberapa perubahan fisiologis yang menunjukkan tingkat ketegangan urat syaraf reflektif. Hasilnya membuktikan bahwa Al Quran memiliki pengaruh yang mampu merelaksasi ketegangan urat syaraf tersebut. Fakta ini secara tepat terekam dalam sistem detektor elektronik yang didukung komputer guna mengukur perubahan apapun dalam fisiologi(organ) tubuh.

Dari penelitian tersebut juga di ketahui, bahwa ketegangan urat syaraf berpotensi megurangi daya tahan tubuh yang disebabkan terganggunya keseimbangan fungsi organ dalam tubuh untuk melawan sakit atau membantu proses penyembuhan. Sementara itu, eksperimen yang kedua diarahkan guna mengetahui apakah efek relaksasi yang di timbulkan Al Quran pada ketegangan syaraf beserta perubahan-perubahan fisiologis yang mengiringinya benar-benar disebabkan oleh kalimat-kalimat Al Quran sendiri secara definitif, tanpa memandang apakah kalimat-kalimat itu dapat dipahami oleh pendengar atau tidak. Dalam penelitian tersebut, para responden non-muslim yang tidak memahami bahasa arab diperdengarkan bacaan Al Quran dan bacaan teks bahasa arab yang dilantunkan dengan kesamaan instrumen dengan aspek lafal, bentuk dan melodi sehingga para responden tidak bisa membedakan keduanya karena memang mereka buta sama sekali dengan bahsa arab. dan ternyata, hasilnya cukup fositif. Eksperimen penyimakan bacaan al quran menunujukkan hasil hingga 65%. Hal itu berati bahwa voltase listrik pada otot relatif menurun, sehingga mengindidkasikan adanya efek relaksasi Al Quran pada sterss. Sementara pada bacaan berbahsa arab non Al Quran, pengaruh ini hanya terlihat 33% saja. Untuk melakukan hasil itu, pengulangan eksperimenpun dilakukan pada sejumlah responden dengan melakukan pengubahan ulang urutan bacaannya dengan non Al Quran. dan ternyata hasilnya tetap positif.  Hasil penelitian quranik yang dilakukan oleh DR. Ahmad Al-Qodi’ dalam kajian ini menunjukkan bahwa AlQquran memiliki pengaruh positif yang signifikan dalam menurunkan ketegangan (stres), dan ini dapat dicatat dan diukur secara kuntitatif maupun kualitatif. Pengaruh tersebut tampak dalam bentuk perubahan-perubahan yang terjadi pada arus listrik otot urat syaraf, juga perubahan pada daya tangkap kulit terhadap konduksi listrik, perubahan pada sirkulasi darah, serta perubahan pada detak jantung, kadar darah yang mengalir pada kulit dan suhu kulit yang kesemuanya saling terkait dan paralel dengan perubahan-perubahan aspek lain. Semua perubahan ini menunjukkan fungsi dan kinenja sistem syaraf otomatik(reflektif) yang lebih lanjut berpengruh pada organ-oragan tubuh yang lain serta fungsi-fungsinya. Karena itu, ditemukan adanya kemungkinan-kemungkinan tak terbatas pada pengaruh-pengaruh fisiologis yang bisa dihasilkan Al Quran.

Selain itu, sudah maklum adanya bahwa stres berpotensi menurunkan imunitas(daya kekebalan) tubuh, kemungkinan hal itu disebabkan oleh sekresi cortizol atau zat lain sebagai reaksi antara sistem syaraf dan sistem kelenjar endokrin. Untuk itu bisa diambil hipotesa bahwa efek relaksasi Al Quran bagi stres dapat berpotensi mengaktifkan fungsi daya tahan tubuh yang berperan besar dalam melawan penyakit atau membantu proses penyembuhan. hal itu, dapat terjadi pada penyakit-penyakit gangguan pencernaan, infeksi, kanker dan lain sebagainya. Hal demikian menunjukkan bahwa kalimat-kalimat Al Quran sendiri memiliki pengaruh fisiologis yang bisa meredakan ketegangan otot pada tubuh, tanpa harus mengetahui makna kata-kata itu sendiri. (dari : buku Fikih kesehatan karangan Ahsin W. Al Hafidz)

Subhanallah, segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al Quran kepada kita. bagi orang yang tidak mengerti sama sekali saja terbukti Al Quran memberikan manfaat, apa lagi bagi orang yang mengerti dan paham tentang isi Al Quran. Mari, kembali kita kepada Al Quran, kita tingkatkan bacaaan Al Quran kita, kita tingkatkan hafalan, kita tingkatkan pemahaman kita tentang isi dan kandungan yang terdapat dalam Al Quran yang subhanallah luar biasa hebatnya.

Referensi:

  1. http://risnalcsui05.blogspot.com/2008/05/al-quran-sebagai-obat.html
  2. http://blog.bukukita.com/users/syamil/?postId=3226

August 6, 2009

Tugas untuk kelas 2 AV1 dan 2 Listrik1

Filed under: info pembelajaran — samiranshamir @ 3:03 am

tugas yang harus diselesaiakan sebelum tanggal 15 Agustus 2009 adalah:

  1. tugas 1 modul D.24
  2. tugas 2 modul D.24
  3. tugas 3 modul D.24

Kerjakan tugas-tugas tersebut dalam buku modul anda (tidak di buku tulis). Tanggal 15 akan saya periksa. Bagi yang sudah selesai seluruh tugas ini, berarti anda telah siap diuji oleh saya. Akan saya beri tes setelah tanggal 17 Agustus. Tolong persiapkan, harapan saya tidak ada yang tidak siap tes.

    June 15, 2009

    Lomba Penyiar Pelajar SLTP se Kota Semarang

    Filed under: Informasi — samiranshamir @ 5:34 am

    Setelah sekian lama vacum dari kegiatan, para siswa Program Keahlian Teknik Penyiaran Radio SMKN 1 Semarang berhasil menyelenggarakan event cukup penting, yakni Lomba Penyiar Pelajar SLTP se Kota Semarang. Keseluruhan rencana penyelenggaraan lomba ini dapat dibaca pada proposal berikut.

    LOMBA PENYIAR PELAJAR

    A. LATAR BELAKANG Pengenalan dunia broadcasting di kalangan pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dirasa cukup efektif untuk pembinaan dan pengembangan jiwa enterpreneur. Kepemilikan jiwa enterpreneur oleh para pelajar SLTP tentu dapat membangkitkan dan meningkatkan sikap percaya diri. Sementara sikap percaya diri yang tumbuh sejak dini cenderung dapat mempercepat tumbuhnya kemandirian pada para pelajar, sebagai indikator pencapaian salah satu tujuan pendidikan. Program Studi Keahlian Teknik Penyiaran Radio (TPR) SMK N 1 Semarang, merupakan program keahlian yang mendidik para siswanya untuk menjadi siswa yang berjiwa entertainment dan enterpreneur. Jiwa entertainment dan enterpreneur tentu tidak dapat begitu saja tumbuh, namun memerlukan proses yang tidak mudah. Latihan yang konsisten, disiplin, dan tanggung jawab, sangat diperlukan dalam pembentukan jiwa ini. Mengelola sebuah event, sebagai ajang melatih dan menggembleng diri relataif sangat dibutuhkan dalam menumbuhkan jiwa ini. Bertolak dari pemikiran inilah para siswa program keahlian TPR SMK N 1 Semarang menyelenggarakan Lomba Penyiar Pelajar tingkat SLTP se-kota Semarang. Dipilihnya pelajar SLTP (SMP/MTs/Sederajat) sebagai sasaran lomba tentu beralasan. Salah satu diantaranya adalah bahwa potensi siswa SMP/MTs/Sederajat di bidang broadcasting hingga saat ini relatif tidak banyak yang menyentuh dan menggarapnya. Pengenalan dunia broadcasting secara dini melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan potensi diri di bidang tersebut, yang pada gilirannya dapat menyalurkan bakat-bakat mereka dibidang broadcasting dan bakat lain yang searah dengan dunia broadcasting seperti Master of Ceremony (MC), jurnalis, presenter, reporter, dan Event Organizer (AO). Apabila bidang pekerjaan ini telah banyak dijalani oleh para pelajar tingkat SLTP, maka jiwa enterpreneur, jiwa entertainment cenderung melekat pada diri mereka. B. TUJUAN Secara umum, setelah mengikuti perlombaan ini peserta diharapkan mampu meningkatkan bakat dan minat di dunia Broadcasting. Secara khusus peserta diharapkan dapat :

    1. Mengenal dunia Broadcasting
    2. Menyampaikan voice secara benar
    3. Mengapresiasikan kemampuan mengolah kata
    4. Berani tampil dan bicara mengekspresikan diri dalam rangka sebagai sarana/media untuk penggemblengan pribadi
    5. Bergabung dan memanfaatkan bidang entertaintment
    6. Melahirkan penyiar pelajar berbakat agar kelak dapat memajukan dunia kepenyiaran khususnya dan dunia pendidikan pada umumnya

    C. MATERI Materi yang akan diukur dalam lomba ini adalah :

    1. Announcing Skill
    • Artikulasi
    • Intonasi
    1. Performance
    • Kelancaran
    • Atmosfer yang dibangun
    • Pemahaman

    D. SETTING LOMBA Lomba Penyiar Pelajar tingkat SLTP ini akan dilaksanakan dalam 2 tahap:

    • Tahap 1 : Audisi
    • Tahap 2 : Grand Final 20 besar dan penentuan kejuaraan

    E. KEJUARAAN Pada lomba ini akan diambil 3 juara dan 3 juara harapan yaitu:

    • Juara 1
    • Juara 2
    • Juara 3
    • Juara Harapan 1
    • Juara Harapan 2
    • Juara Harapan 3

    F. PESERTA Peserta Lomba Penyiar Pelajar adalah siswa-siswi SMP/MTs/sederajat se-Kota Semarang kelas VII, VIII, dan IX. G. HADIAH

    • Juara 1 : Piala + piagam penghargaan + uang pembinaan Rp 400.000,00
    • Juara 2 : Piala + piagam penghargaan + uang pembinaan Rp 300.000,00
    • Juara 3 : Piala + piagam penghargaan + uang pembinaan Rp 250.000,00
    • Harapan 1 : Piala + piagam penghargaan
    • Harapan 2 : Piala + piagam penghargaan
    • Harapan 3 : Piala + piagam penghargaan

    H. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 27 Mei hingga 12 Juni 2009, Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara:

    1. Datang dan menyerahkan formulir pendaftaran di kantor jurusan Teknik Penyiaran Radio SMK N 1 Semarang, Jl. Dr. Cipto no 93 Telp. 024.3580644
    2. Melalui email : smaksafm_radio@yahoo.com

    Tempat pelaksanaan : Studio SMAKSA FM, SMK Negeri 1 Semarang, Jl. Dr. Cipto No. 93 Semarang Waktu Pelaksanaan Pelaksanaan Lomba Penyiar Pelajar SLTP diatur sebagaimana tabel berikut.

    NO.

    HARI

    TANGGAL

    WAKTU

    KEGIATAN

    1

    Rabu – Jumat

    27 Mei – 12 Juni 2009

    09.00 – 16.00

    Pendaftaran

    2

    Sabtu

    13 Juni 2009

    12.00 – selesai

    Teknical Meeting, Dartar Ulang, Undian Nomor Peserta

    3

    Senin

    15 Juni 2009

    08.00 – 17.00

    Audisi

    4

    Selasa

    16 Juni 2009

    08.00 – selesai

    Grand Final

    I. KETENTUAN PESERTA

    1. Peserta Lomba Penyiar Pelajar adalah siswa-siswi SMP/MTs/Sederajat
    2. Setiap peserta Lomba Penyiar Pelajar mewakili sekolah masing-masing
    3. Membawa surat tugas dari Kepala Sekolah
    4. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran yang disediakan panitia
    5. Setiap sekolah dapat mengirimkan lebih dari satu peserta
    6. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 20.000/peserta

    J. MEKANISME PELAKSANAAN

    1. Setiap peserta Lomba Penyiar Pelajar akan mendapat piagam penghargaan.
    2. Materi / naskah disiapkan panitia Lomba Penyiar Pelajar
    3. Piagam penghargaan diberikan kepada peserta yang memenuhi ketentuan tata tertib

    K. PELAKSANA Pelaksana penyelenggaraan Lomba Penyiar Pelajar ini adalah siswa kelas XI (dua) Teknik Penyiaran Radio SMK Negeri 1 Semarang didampingi para guru Teknik Penyiaran Radio dengan susunan sebagaimana terdapat pada tabel berikut.

    NO

    JABATAN

    NAMA

    PENDAMPING

    1

    Penanggung jawab

    Kepala SMK N 1 Semarang

    2

    Wakil penanggung jawab

    Waka Humas

    3

    Penasehat 1

    Waka Kesiswaan

    Penasehat 2

    Ketua Program Keahlian Teknik Penyiaran Radio

    4

    Ketua

    Ade septi Cahyani

    Dra. Ninik Liestyati

    Wakil Ketua

    Hadik Assgaf

    5

    Sekretaris 1

    Adzkiyati Amanatus Solichah

    Dra. Hasti Murningsih

    Sekretaris 2

    Maharani Puspitasari

    6

    Bendahara

    Marlina Damayanti

    7

    Sie. Konsumsi

    Nurul Hidayah
    Ukky Bagus Saputro

    8

    Sie. Publikasi

    Sigit Darmawan

    1. Dra. Lilik EI, S.Sn

    2. Drs. Adi Susilobudi 3. Sri Eny Kironowati, S.Pd 4. Eny Susilowati, A.Md

    Mas Mediasari

    9

    Sie. Perlengkapan

    Fitrian Aditia Putra

    Umadi

    Hafidz Irfansyah

    Arifin

    Achmad Ma’ruf

    Yunianto

    10

    Sie. Acara

    Meizha Tiara Dipa Atmaja D

    Arif Setiawan, BA

    Figur Rakasiwi

    11

    Sie. Dokumentasi dan Dekorasi

    Ardian Sukmana

    Wahyu Widodo

    Tika Fitri Nurul Huda
    Fariz Adhi Baskoro

    12

    Sie. Pendaftaran

    Intan Silviandari

    Dra. Ninik Liestyati

    Beni Kurniawan

    13

    Sie. Keamanan

    Sanjung Nayon Dewanto

    Sugiman

    Dwi Ruwanto

    14

    Sie. P3K

    Tri Nur Utami

    FX.Wiwied Widiyanto, S.Sos, SPT

    Azura Haidafri

    L. JURI Juri dalam lomba ini terdiri dari 3 orang dan dimabil dari para praktisi Radio di Kota Semarang, yakni BOOM FM, Rasika FM, dan IBC FM. M. TATA TERTIB Selama mengikuti lomba penyiar pelajar, peserta diharapkan untuk mengikuti tata tertib sebagai berikut:

    1. Tidak terlambat dalam mengikuti kegiatan lomba
    2. Memakai seragam dan atribut sekolah masing-masing.
    3. Mengikuti prosedur yang berlaku dalam hal pemakaian peralatan serta menjaga kebersihan lingkungan ruangan
    4. Memelihara keamanan, kenyamanan dan kebersihan kampus, serta memupuk suasana kekeluargaan sesama peserta, pembimbing dan instruktur, baik di dalam maupun di luar.
    5. Peserta lomba diatur dengan nomor peserta.
    6. Pemanggilan peserta dimulai dari nomor urut kecil ke besar
    7. Jika telah 3 kali dipanggil untuk maju ternyata tidak memenuhi panggilan, maka peserta tersebut dianggap mengundurkan diri.
    8. Keputusan juri (penilai) bersifat mutlak

    M. ANGGARAN

    NO KEGIATAN URAIAN JUMLAH

    1

    Kesekretariatan

    a. Pembuatan proposal 12 x 5.000

    60.000

    b. Pembuatan undangan 150 x 1.000

    60.000

    c. Formulir pendaftaran 2 x 150 x 200

    60.000

    d. Piagam penghargaan 100 x 7.500

    750.000

    e. Piala * juara 1

    250.000

    * juara 2

    * juara 3

    harapan 1

    150.000

    harapan 2

    harapan 3

    f. Hadiah Juara 1

    400.000

    Juara 2

    300.000

    Juara 3

    250.000

    2

    Konsumsi

    a. Makan siang 66 x 13.000

    858.000

    b. Snack 211 x 5.500

    1.160.500

    c. Aqua 3 x 18.000

    54.000

    3

    Perlengkapan 1 hari

    2.000.000

    4

    Dokumentasi

    a. Kaset Handycam 2 x 30.000

    60.000

    b. Cuci cetak camera digital 60 x 1.500

    90.000

    5

    Dekorasi

    300.000

    6

    Publikasi

    a. Kertas pamflet 1 rim

    50.000

    b. Penggadaan pamflet 150 x 200

    30.000

    c. Spanduk 2 x Rp 200.000

    400.000

    d. Pengiriman surat 75 x 2 x Rp 5.000

    750.000

    Jumlah

    8.014.500

    Mengetahui : Semarang, 18 Mei 2009 Kepala SMK Negeri 1 Semarang Ketua Panitia, Drs. H. Sukali, MM Ade Septi Cahyani NIP : 19600724 198503 1 016 NIS. O7. 13111 N. SUMBER DANA 1. Peserta : Rp 2.000.000,00 2. Subsidi Sekolah : Rp 1.000.000,00 3. Sponsor : Rp 5.014.500,00 + Rp 8.014.500,00 HASIL LOMBA Hasil lomba dapat dilihat pada tabel berikut ini.

    HASIL PENILAIAN AUDISI
    No. Peserta Nama Asal NILAI
    Sekolah
    44 Sheba Quronina A’yunina H.P MTs 1 745
    37 Sinta Tiara SMP 18 741
    45 Aulia SMP 1 Sayung 726
    18 Siti Nur Huda SMP 29 723
    53 Gracia Narwastu SMP Terang Bangsa 722
    27 Citra Safira SMP 6 705
    6 Dela Marvialinda SMP 14 691
    42 Dea Kusumaningrum SMP 32 691
    12 Maria Diaz SMP Perdana 690
    66 Liem Willy Kurniawan SMP Domenico 670
    80 Dinda Permata SMP 1 Sayung 669
    16 Faradina Padma Sari SMP 32 655
    19 Achmad Afri Ariyadi SMP 18 652
    36 Tania P.K SMP 11 650
    23 Nabila Nurdina Rahmatika SMP 8 648
    5 Wardah Rochmatun SMP 17 643
    26 Dea Aromita Hapsari SMP 30 640
    4 Nahdia Rahmawati SMP 14 628
    54 Merry Chrisnawati SMP 39 628
    30 Indrratuti Prasetyanti MTs 1 624
    47 Novia Anggraeni SMP 29 623
    13 Widya Karunia Aska SMP 29 617
    35 Farah Adina SMP 15 616
    55 Luluk Hanastri Aulia SMP 30 612
    25 Balqis Nur Firdaus SMP Mahad Islam 602
    33 Azaria Eda Pradana SMP 3 596
    20 Aisyah Auliarrachman SMP Mahad Islam 592
    24 Ajeng Larasari SMP Barunawati 590
    43 Maya Anggraini SMP Mardi Siswa 2 590
    72 Rifka Royani Khafidah SMP 17 587
    65 Prita Adisti SMP Masehi 1 585
    60 Uris Tumul Janah SMP Empu Tantular 583
    78 Ringin Setyani SMP 6 581
    46 Rosalia P. Sari SMP Muhamadiyah 3 580
    74 Rahiel SMP Mahad Islam 562
    22 Eliana SMP Barunawati 559
    48 Nadya Nurul Maharani SMP Mahad Islam 558
    79 Ika Widya Cintya Devi MTS 1 558
    49 Nur Halimah Lintang Suryani SMP Sula 1 557
    58 Dewi Purwati SMP Empu Tantular 555
    11 Anik Suwarni SMP Dr.Cipto 552
    57 Erinawati SMP Hasanudin 3 552
    29 Putri Arum Wijayanti SMP 8 550
    9 Puji Arum May Sari SMP Dr.Cipto 545
    75 Dina Ratna Ningsih SMP 1 Sayung 545
    56 Rian Rofikul Ashar SMP Barunawati 540
    61 Shely Meylana SMP Maria Mediatrix 539
    73 Luluk Isnaini S SMP 8 538
    51 Iin Nurwinawati SMP Muhamadiyah 3 526
    28 Dwi Yolanda SMP 1 Sayung 525
    41 Amal Laelam SMP 20 525
    32 Muchammad Ingka SMP Mahad Islam 524
    8 Karina Yuni Hapsari SMP Sula 1 523
    31 Krisna SMP Institut Indonesia 523
    2 Andita Istiana SMP Muhamadiah 3 516
    38 Nasoka SMP Purnama 514
    17 Tsananida Pratiwi SMP 15 500
    7 Shelly Angelina SMP Theresiana 1 495
    64 Agil Panca Nugraha SMP Barunawati 486
    3 Sugeng Riyadi SMP 32 0
    15 Nuzula Niken Rahastri H.P MTs 1 0
    34 Aline Alisa SMP Terang Bangsa 0
    50 Brigita Chandra SMP 2

    10 peserta terbaik, diseleksi dalam grand final, tanggal 16 Juni 2009 yang diramaikan dengan pentas seni, dan dimeriahkan oleh penampilan 10 group band pelajar di kota Semarang, termasuk 3 diantaranya groupband jurusan Teknik Penyiaran Radio SMK N 1 SEmarang. Juara 1, 2, 3 dan harapan 1, 2, 3 adalah sebagai berikut.

    NO. PES

    NAMA PESERTA

    ASAL SEKOLAH

    NILAI

    JUARA

    006

    Dela Marvialinda SMP Negeri 14

    1333

    Juara 1

    037

    Sinta Tiara SMP Negeri 18

    1303

    Juara 2

    053

    Gracia Narwastu SMP Terang Bangsa

    1215

    Juara 3

    027

    Citra Safira SMP Negeri 6

    1108

    Harapan 1

    044

    Sheba Quronina A’yunina H.P MTs Negeri 1

    1100

    Harapan 2

    045

    Aulia SMP 1 Sayung

    1097

    Harapan 3

    012

    Maria Diaz SMP Perdana

    1090

    042

    Dea Kusumaningrum SMP Negeri 32

    1068

    066

    Liem Willy Kurniawan SMP Domenico Savio

    1040

    018

    Siti Nur Huda SMP Negeri 29

    1035

    June 12, 2009

    Info SMK 1

    Filed under: Informasi — samiranshamir @ 7:53 pm

    Ujian akhir nasional tampaknya masih menjadi momok bagi para siswa saat ini. Tidak terkecuali para siswa SMK N 1 Semarang. Betapa tidak? untuk menuju pada kesiapan melaksanakan ujian tersebut, berbagai upaya dilakukan. diantaranya adalah mendatangkan orang tua kelas XII untuk diajak diskusi bersama dalam mempersiapkan anak anaknya menghadapi situasi mencekam ujian nasional. Pemerintah Propinsi Jateng juga tidak kalah gesitnya, dengan mengalokasikan sejumlah anggaran untuk mengambil sikap terhadap para guru matematika, bahasa indonesia dan bahasa inggris, dengan diberikan wahana workshop yang bertajuk mirip dengan “menuju sukses ujian nasional” sukses penyelenggaraan dan sukses hasil (tingkat kelulusan). Sekitar 4 bulan sebelum ujian nasional digelar, workshop dilaksanakan di tingkat propinsi, untuk kemudian ditindaklanuti di tingkat kabupaten dan kota. Tak kerkecuali di kota Semarang. Meskipun masing-masing sekolah hanya diambil 1 orang guru yang harus mengikuti workshop, namun hasilnya tentu sangat membanggakan. Terbukti semangat para guru ketika tiba di sekolah masing-masing sangat meningkat dan penuh percaya diri, termasuk para guru di SMK N 1 Semarang. Kondisi ini tentu berpengaruh besar terhadap peningkatan kepercayaan para siswanya dalam menghadapi ujian nasional. Tumbuh dan meningkatnya kepercayaan diri para siswa pastilah akan berdampak positif terutama dalam aspek semangat belajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme untuk “lulus”.

    Di sisi lain, di SMK N 1 Semarang rutin para siswanya kelas XII diajak shalat duha di masjid SMK N 1 Semarang. Istighosal tidak ketinggalan juga dilaksanakan atas prakarsa Kepala Sekolah (Drs. H. Sukali, MM). Pendampingan kelas juga diadakan. Setiap kelas didampingi oleh seorang wali kelasnya, KPK, guru BK, dan seorang guru senior, yang tugas pokoknya adalah mengarahkan, memberi semangat dan motivasi para siswanya dalam menghadapi ujian nasional.

    Satu lagi kegiatan yang tidak kalah prestisius adalah diselenggarakannya “Spirit Motivation Training” (SMT) sebagai bentuk spesifik dari Achievement Motivation Training (AMT), mengakomodasi ide saya yang saya lontarkan di rapat dinas, yang ditindaklanjuti pada rapat para guru pengampu mata pelajaran Matematika, B Indonesia dan B Inggris bersama Kepala Sekolah, dan wakil Kepala Sekolah. Pelaksanaan SMT dikordinasikan oleh saya sehubungan dengan adanya surat tugas dari Kepala Sekolah untuk melaksanakannya sebagai salah saru usaha penyadaran dan pembangkitan semangat bagi para siswa untuk belajar dan percaya diri.

    Try out juga dilaksanakan hingga 4 kali. Dua kali dilaksanakan atas prakarsa Dinas Pendidikan Kota Semarang, dan dua kali dilaksanakan oleh sekolah. Khusus untuk kelas yang saya ajar, saya tambah dengan Try Out yang saya beri label Mandiri dan Jujur (Manjur).

    Melihat hasil-hasil Try Out, saya merasa optimis siswa siswa yang saya ajar bakal lulus semua, meskipun sekita 2 atau 3 anak saya ragu kelulusannya (kurang optimis)

    Tanggal 13 Juni 2009 adalah saat yang sangat menegangkan bagi para siswa kelas XII SMK N 1 Semarang, mengingat pada tanggal itulah nasibnya diketahui dalam pengumuman kelulusan mereka. Banyak siswa yang tidak henti hentinya sms gurunya, mulai dari keluahan stress, minta didoakan, hingga menanyakan lulus dan tidaknya. Bahkan ada yang malam tanggal 13 Juni nekat datang ke sekolah mencari informasi tentang nasim dirinya. Untuk siswa dari jurusan mesin, sekitar 6 anak menunggu di depan pagar bahkan di dalam halaman sekolah. Siswa TPR bahkan langsung menanyakan pada KPKnya sehubungan mereka mengetahui kalau sidang verifikasi penentuan kelulusannya digelar malam hari. Teridentifikasi mereka adalah Budi Nugroho, Nova, Niko. Meskipun Budi Nugroho cenderung optimis. Mungkin dirinya merasa posisinya tidak berada di bawah. Minimal dia ketua kelompok belajar yang ditunjuk teman-teman. Seorang ketua kelompok belajar pastilah orang yang mempunya kelebihan dibanding yang lain.

    Hasil dari seluruh usaha di atas cenderung tidak sia-sia.  Diumumkan di R Aula, di hadapan para orang tua siswa kelas XII oleh Ketua Komite SMK N 1 Semarang menyatakan bahwa tahun ajaran 2008/2009 SMK N 1 Semarang tidak meninggalkan siswanya kelas XII, alias 100% lulus. Informasi yang saya dapatkan, hanya 2 SMK N di Kota Semarang yang lulus 100% yakni SMK N 7 dan SMK N 1 Semarang.

    Amiin.

    May 26, 2009

    Lomba Penyiar Pelajar

    Filed under: Informasi — samiranshamir @ 4:42 am

    Direncanakan tanggal 15 dan 16 Juni 2009, dilaksanakan lomba penyiar pelajar untuk SLTP se kota semarang. diadakan oleh jurusan Teknik Penyiaran Radio SMK N 1 Semarang

    April 23, 2009

    Mau download?

    Filed under: Download — samiranshamir @ 12:40 am

    apabila anda ingin mendownload file, silahkan klik di berikut ini:

    1. Matematika1
    2. Matematika2 (limit fungsi)
    3. Khutbah jumat
    4. Undang-undang dan peraturan
    5. e-jurnalistik (for radio broadcasting)
    « Newer PostsOlder Posts »

    Theme: Silver is the New Black. Blog at WordPress.com.

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.